Kompas.com — 27/04/2021, 14:04 WIB

Bagikan:

Komentar


SHUTTERSTOCK/SOMBOON BUNPROYIlustrasi nyamuk Anopheles, penyebab penyakit malaria

Penulis Mahardini Nur Afifah | Editor Mahardini Nur Afifah

KOMPAS.com — Penyakit malaria adalah infeksi yang disebabkan oleh parasit bersel tunggal dari genus plasmodium.

Melansir Mayo Clinic, parasit penyebab penyakit malaria bisa menular dari satu orang ke orang lain lewat gigitan nyamuk anopeles betina.

Selain menular lewat gigitan nyamuk yang terinfeksi parasit malaria, penyakit ini juga bisa memengaruhi sel darah merah.

Baca juga: 7 Cara Sederhana Agar Tidak Sering Digigit Nyamuk

Tak pelak, orang bisa tertular malaria apabila terpapar darah yang yang terinfeksi, di antaranya:

  • Dari ibu hamil ke janin dalam kandungan
  • Lewat transfusi darah
  • Penggunaan jarum suntik yang tidak steril

Bayi, anak kecil, lansia, ibu hamil, dan orang yang tinggal di daerah endemik malaria lebih berisiko terkena penyakit ini.

Berikut beberapa gejala penyakit malaria dari yang ringan sampai parah yang perlu diketahui.

Baca juga: 7 Alasan Kenapa Seseorang Sering Digigit Nyamuk Ketimbang yang Lainnya

Gejala penyakit malaria ringan

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, infeksi parasit malaria bisa memicu beragam gejala.

Beberapa ciri-ciri penyakit malaria yang umum, antara lain:

  • Demam
  • Badan panas dingin
  • Keringat bercucuran
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah
  • Pegal-pegal
  • Tidak enak badan

Serangan malaria umumnya berlangsung selama enam sampai sepuluh jam. Dimulai dari badan kedinginan atau menggigil, demam tinggi, baru keringat bercucuran.

Gejala penyakit malaria ini sekilas mirip flu, influenza, atau penyakit infeksi lainnya.