Merdeka.com — Sebuah video yang disebut-sebut puing KRI Nanggala 402 beredar di media sosial TikTok. Video tersebut memperlihatkan tubuh kapal selam yang terbagi menjadi dua.

Kominfo

«PRAY FOR KRI NANGGALA 402

SEJARAH INDONESIANAMA: KRI NANGGALA
AWAL NAMA: SENJATA PRABU BALADEWA
DIPESAN» 2 APRIL 1978
DILUNCURKAN: 10 SEPTEMBER 1980
MULAI BERLAYAR: 21 OKTOBER 1981″

Penelusuran

Menurut penelusuran merdeka.com, video tersebut bukan KRI Nanggala 502. Dalam artikel steemkr.com berjudul «HISTORY. The mystery of the death of the nuclear submarine «Kursk» dijelaskan bahwa kapal selam dalam video tersebut kapal KURSK milik Angkatan Laut Rusia.

Seventeen years ago, the K-141 nuclear submarine Kursk suffered an accident in the Barents Sea. Together with the missile-carrying cruiser, all 118 people were killed on board. But even today, after so many years, the tragedy has more questions than answers.

Part of the submarine «Kursk» raised from the seabed.

Berikut terjemahannya:

Tujuh belas tahun lalu, kapal selam nuklir K-141 Kursk mengalami kecelakaan di Laut Barents. Bersama dengan kapal penjelajah pembawa rudal, semua awak kapal berjumlah 118 orang tewas di dalamnya. Hingga saat ini, setelah bertahun-tahun, tragedi itu masih menjadi misteri dan pertanyaan.

Bagian dari kapal selam «Kursk» diangkat dari dasar laut.

Dalam artikel Liputan6 dijelaskan bahwa kapal selam The Kursk milik Rusia telah hilang kontak sejak tahun 2000. Saat itu kapal The Kursk yang mengangkut 118 awal kapal sedang latihan simulasi militer di Laut Barents, dekat Lingkar Arktika. Di sana, kapal selam sepanjang 152 meter itu bergabung bersama sejumlah alutsista Negeri Beruang Merah lain.

Pada 12 Agustus, ketika tiba di Laut Barents, kapal selam bermesin reaktor nuklir itu dijadwalkan melakukan latihan menembak torpedo tepat pada pukul 11.29 waktu setempat. Namun, saat Kursk tengah bersiap untuk meluncurkan misil, dua ledakan dalam jarak waktu yang berdekatan terjadi di lambung kapal selam itu.

Akibatnya, terbentuklah lubang besar menganga di bagian paling krusial kapal. Alhasil, dalam waktu singkat, Kursk karam bersama seluruh awaknya.

Pada saat itu, tak ada armada Rusia di Laut Barents yang mengetahui nasib Kapal Selam Kursk. Sementara, simulasi perang pun tetap terlaksana.

Setelah beberapa hari, barulah kabar karamnya kapal selam itu sampai ke telinga Moskow dan dunia.

Kesimpulan

Sebuah video yang disebut-sebut kapal selam KRI Nanggala 402 yang terbelah adalah hoaks. Kapal selam dalam video tersebut merupakan kapal Selam The Kursk milik Rusia yang hilang sejak tahun 2000.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]